Diperiksa KPK Lagi, Azwar Abubakar Mengaku Tak Tahu Anggaran Dermaga Sabang

Diperiksa KPK Lagi, Azwar Abubakar Mengaku Tak Tahu Anggaran Dermaga Sabang
Diperiksa KPK Lagi, Azwar Abubakar Mengaku Tak Tahu Anggaran Dermaga Sabang

Jakarta – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Azwar Abubakar  mengaku tak tahu soal APBN termasuk anggaran untuk pembangunan dermaga Sabang yang belakangan terindikasi korupsi.

“Nggak tahu (soal APBD), saya itu jadi gubernur kira-kira minggu pertama Januari 2005 diangkat jadi Plt. Pas tsunami kita tak urus lain. Kapan saya bisa pressure APBD,” ujar Azwar usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (4/3/2014).

Azwar yang hari ini kembali diperiksa untuk kasus korupsi pembangunan dermaga Sabang itu mengaku tak tahu soal proses pembahasan anggaran. Padahal proyek bernilai ratusan miliar itu menggunakan anggaran negara yang seharusnya diketahui oleh kepala daerah. Lagi-lagi, kesibukan mengurus dampak bencana tsunami menjadi alasan Azwar tak tahu soal anggaran proyek dermaga.

“Tapi pas tsunami kita tak urus apa-apa, sibuk urus tsunami. Lima enam bulan tak urus Sabang,” ujarnya.

Padahal sebagai gubernur definitif yang mempunyai kewenangan penuh, Azwar saat itu juga menjadi ketua dewan kawasan Sabang. Namun selama menjabat sebagai Wakil Gubernur hingga akhirnya menggantikan Gubernur Abdullah Puteh yang terjerat kasus korupsi, Azwar tak tahu soal proses pembahasan anggaran proyek dermaga yang pembangunannya dimulai pada 2006.

“Belum pernah ada pembahasan anggaran. Anggaran yang dibahas Pak Sauta (eks kepala BPKS) itu 2004, Teuku Saeful (kepala BPKS baru) 2005 akhir. Nggak tahu soal anggaran,” tutur politisi PAN itu.

Proyek dermaga Sabang ini dimulai pada tahun 2006, pembahasan anggarannya jelas dilakukan sebelum proyek berjalan. Namun, Azwar Abubakar yang menjabat sebagai wakil gubernur dan kemudian naik menjadi gubernur sebelum proyek dermaga Sabang mulai dibangun mengaku tak tahu soal proses penganggarannya. Hingga akhirnya diketahui proyek dermaga Sabang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 249 miliar. [detiknews.com]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

d70548ed 6466 41b7 ade4 f4bd3c8aa201
Pj. Gubernur Aceh, Bustami, SE. M. Si didampingi Pj. Walikota Sabang, Reza Fahlevi, Pj. Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto dan Kepala SKPA Terkait Rapat Bersama dengan Manajemen BPKS Sabang, di Kantor BPKS Sabang, Kuta Barat, Sukakarya, Kota Sabang, Sabtu (8/6/2024). [Foto: Istimewa]

Pj Gubernur Aceh: Manfaatkan Aset BPKS untuk Bangkitkan Perekonomian Sabang