SMAN 11 Banda Aceh Ikut Perkemahan Pertiwika di Aceh Jaya

SMAN 11 Banda Aceh Ikut Perkemahan Pertiwika di Aceh Jaya
Kontingen Pramuka SMAN 11 Banda Aceh sebelum berangkat untuk ikut Perkemahan Bakti Saka Wirakarti (Pertiwika) 2015 se-Aceh di Aceh Jaya. PIKIRAN MERDEKA/Husaini

PM, Banda Aceh — Kepala Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 11 Kota Banda Aceh, Muhibbul Khibri, melepas keberangkatan kontingen pramuka sekolah yang dipimpinnya untuk mengikuti acara Perkemahan Bakti Saka Wirakarti (Pertiwika) 2015 se-Aceh di Desa Pante Kuyun Kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya.

Kontingen pramuka SMAN 11 Banda Aceh terdiri dari 30 siswa sebagai anggota. Turut didampingi oleh dua pembina yakni Khairiza Idzni dan Muhammad Rizki.

Di dalam upacara pelepasan, Kamis (22/10/2015) pagi, Mihibbul menitipkan pesan agar setiba di tempat perkemahan untuk dapat menunjukkan jatidiri sebagai orang yang telah digembleng untuk berprilaku disiplin. “Junjung tinggi sportifitas dan disiplin. Jangan mengeluh, karena memang tidak mudah untuk disiplin,” ujarnya.

Mereka diminta untuk selalu harus berada di barisan depan dalam hal disiplin. Selain itu, Muhibbul juga mengajak anggota kontingen pramuka SMAN 11 Banda Aceh tersebut untuk dapat memberikan contoh-contoh terbaik kepada teman-temannya yang lain.

Kegiatan perkemahan pramuka, sebutnya, merupakan harapan pihak sekolah dan juga tuntutan pendidikan nasional yang ditunggu-tunggu. “Kami selalu siap untuk bekerjasama termasuk dengan jajaran TNI. Kami mengucapkan terima kasih kepada Jasdam Iskandar Muda dalam hal ini,” kata Muhibbul.

Perkemahan Bakti Saka Wira Kartika (Pertiwika) ini merupakan bagian kegiatan atau kurikulum perencanaan Saka Wira Kartika yang dilaksanakan setiap tahun dari semua Kodim se-Kodam Iskandar Muda.

[PM007]

Belum ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Zona Oranye Meluas di Aceh
Razia masker di kawasan Meuraxa, Banda Aceh. (Foto/Ist)

Zona Oranye Meluas di Aceh

Gunung Alur Naga Tapaktuan Longsor, Lalulintas Lumpuh Total Selama 7 Jam
KENDARAAN roda dua dan empat sedang melintasi ruas jalan yang tertimbun longsor di Gunung Alur Naga, Desa Batu Itam, Kecamatan Tapaktuan. Kejadian tanah longsor di lokasi pembangunan proyek Jembatan Layang tersebut, Minggu (13/9) malam, mengakibatkan lalulintas lumpuh total selama 7 jam. Foto: Hendrik Meukek.

Gunung Alur Naga Tapaktuan Longsor, Lalulintas Lumpuh Total Selama 7 Jam

Kodim 0107/Asel Kibarkan 3.200 Bendera Merah Putih
Pengendara sepeda motor sedang melintas di seputaran Simpang Keude Aru menuju Jalan Merdeka, Kota Tapaktuan yang dipenuhi bendera Merah Putih. Jajaran Kodim 0107 Aceh Selatan memasang sebanyak 3.200 lembar bendera di seluruh penjuru Aceh Selatan untuk menyemarakkan HUT RI ke 70.

Kodim 0107/Asel Kibarkan 3.200 Bendera Merah Putih