PM, Suka Makmue – Sebuah jembatan gantung penghubung sejumlah desa di Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya, kondisinya rusak parah dan memprihatinkan.
Sudah bertahun-tahun, ribuan warga di Desa Gunong Nagan, Desa Blang Seunong dan Tuwi Bunta Kecamatan Beutong, harus bertaruh nyawa saat melintasi jembatan lapuk tersebut. Jembatan penghubung tersebut merupakan satu satunya jembatan alternatif yang dilalui warga.
Pantauan pikiranmerdeka.co, saat ini kondisi jembatan gantung tersebut sudah lapuk bahkan beberapa besi sudah lepas dari ikatan. Hal itu tentu saja dapat mengancam keselamatan penggunanya. Terutama pelajar di daerah itu.
Salamuddin salah seorang warga setempat menjelaskan, jembatan gantung itu merupakan salah satu jembatan alternatif yang digunakan oleh lebih kurang 5000an jiwa di daerah itu.
“Kami berharap pemerintah memperhatikan nasib kami disini, dibangun jembatan”, harapnya.
Masih menurut Salamuddin, jika tidak menggunakan jembatan alternatif itu, warga harus memutar dengan jarak tempuh hingga 30 kilo meter. Sedangkan jarak tempuh bila menggunakan jembatan alternatif tersebut hanya berjarak 1,5 kilo.
“Jika tidak ada penanganan cepat dari Pemerintah, dikahwatirkan akan mengancam keselamatan warga,” pungkasnya.()
Belum ada komentar